haloh semuanyah…
nampak udah lama juga sayah ga ngapdet di blog ini. padahal baru 2 minggu sih, tapi waktu yang cukup lama buat sayah untuk vakum menulis. padahal banyak ide dan goresan hati yang bisa sayah tuangkan menjadi cerita atau pun hal yang tadinya tabu menjadi layak di perbicangkan, dan dikupas secara mendalam setajam silet. siluman kontet.
tapi akhirnya di apdet juga, setelah hampir tiap hari para fans nanyain lewat YM. “ko ga ada apdet lagih?” ujar seorang eksekutif muda yang ada di bilangan kuningan Jakarta. atau ” apdet dong dhik, bingung nih kalo pagi2 ga baca dhickr.com dulu” seorang fans yang ada di salah satu kota di Jatim. atau “kapan kawin? katanya Oktober?” ah, ini masih ajah nanyain kapan kawin.
dari pada tiap hari di tanyain mulu, dengan ringan hati. sayah apdet juga blog inih. uhuy…enjoy..
bulan oktober ini, bulan yang ga jelas banget. terutama masalah cuaca. kadang ujan badai, kadang panas menyengat. kadang gempa, kadang ajep-ajep. kadang wajah ini jadi ganteng, kadang jadi tampan. kalau ga jelas gini, enaknya emang ngomongin orang. oke ga nyambung, yang penting apdet…hehehe
Artis of the month untuk bulan ini, Maria Ozawa. siapa ituh Maria Ozawa? mungkin banyak yang ga kenal, tapi -terutama cowok- pasti tau dengan yang namanya Miyabi. siapa yang tidak kenal Miyabi, sang ratu dunia porno jepang (Japan Adult Video). Sudah banyak film yang menampilkan aksi-aksi binal dari Miyabi. dari mulai format 3gp (untuk HP) sampai format DVD high quality. sayah juga ga ngitung ada berapa biji, selain terlalu banyak sayah pun tidak berniat mengoleksinya.

Miyabi a.k.a Maria Ozawa
Mengapa nama Miyabi mulai sering di perbincangkan akhir-akhir ini? ini tidak terlepas dari rencana kedatangan Miyabi untuk syuting ke Indonesia. bukan…bukan untuk syuting film dimana dia pake baju bikini transparan kemudian di kelilingi cowok-cowok yang cuman pake kolor doang, terus terjadi hal-hal yang di inginkan. tentu sajah bukan syuting film mesum, tapi rencananya akan syuting film yang berjudul “Menculik Miyabi”, naskah film ini di buat oleh Raditya Dika yang sudah terkenal dengan blog nya yang kocak dan buku-bukunya yang best seller. dari berita-berita yang sayah baca sih, di film ini sama sekali tidak ada adegan mesum atau adegan buka-bukaan. sama sekali tidak ada unsur porno di film ini. jadi murni Miyabi datang ke Indonesia hanya untuk syuting layaknya artis-artis sinetron tanah air.
Pertama dengar berita ini sayah cuman bisa, manggut-manggut dan garuk-garuk selangkangan kepala. kenapa harus Miyabi yah? apa ga ada artis luar negeri lain? mungkin biar kesan ceritanya lebih kuat. atau biar filmnya laris dan bikin orang penasaran untuk nonton. ga tau lah, namanya juga strategi menarik pasar.
Beberapa hari setelah berita Miyabi akan syuting di Indonesia, Pro dan Kontra hadir di kalangan masyarakat Indonesia. dari mulai artis sampai FPI. di kalangan artis ada yang mendukung kedatangan Miyabi, bahkan ada juga yang berkeinginan maen bareng di film ini. ada pula yang menolak, karena takut menimbulkan kesan negatip untuk bangsa Indonesia. Kalau pendapat FPI ? “sayah berani mati, demi menolak Miyabi datang ke Indonesia“, ujar salah satu anggota FPI. sudah jelas kalau FPI menolak kedatangan Miyabi. tapi di sisi lain “Saya pernah melihat di handphone. Tapi nggak terlalu jelas, karena disensor. Ya tapi nggak meniatkan (untuk nonton-red). Tapi itu sangat merusak , masa setiap pemuda punya” . hehehe ternyata ada juga anggota FPI yang pernah nonton, walau tidak sengaja.
Bukan hanya media yang kebanjiran berita dengan rencana kedatangan Miyabi, tapi penjual DVD porno di kawasan Glodok mengaku dagangannya makin laris, terutama DVD film Miyabi. sesuai dengan iklim industri entertainment di tanah air, makin kontroversial, makin sering di perbincangan, dan makin terkenal. mirip ama kasus yang menimpa Manohara. setelah di siksa, di setrika, terus di sayat2 dadanya. ibunya masuk infotainment, mohon anaknya di selamatkan dari Malaysia. berhasil pulang, jadi artis, maen Sinetron, terus dapet gelar kehormatan dari keraton solo. kasusnya dengan kerajaan Kelantan Malaysia? hilang di telan episode-episode sinetron.
kembali ke Miyabi, setelah menimbulkan pro dan kontra. kabar terakhir akhirnya Miyabi batal datang ke Indonesia. untuk filmnya sendiri kemungkinan masih lanjut, tapi berdasarkan konfirmasi resmi dari blog Raditya Dika disini, yang menulis naskah di ganti oleh Raditya Mangunsong. apakah wajah Miyabi akan menghiasi dunia perfilman Indonesia? atau hanya sekedar kehebohan sesaat. kita tunggu kabar selanjutnya.
Obama, presiden Amerika pertama yang berkulit hitam (afro-amerika). Barrack Obama mempunyai keterikatan unik dengan Indonesia. maklum, Obama pernah menghabiskan masa SD nya di Menteng, Jakarta. siapa sangka, anak SD Menteng itu menjadi presiden negara adikuasa. bahkan saat di lantik sebagai presiden Amerika ke 44, kemenangannya di rayakan juga di Indonesia. layaknya itu kemenangan untuk bangsa Indonesia. mungkin orang-orang di negeri kita berharap, kalau Obama menjadi presiden, negara kita mendapat ‘hak’ eksklusif di dunia Internasional. karena merasa andil bagian dan berjasa menjadikan Obama presiden. “ini loh hasil SD di Jakarta, bisa jadi Presiden Amerika“. mungkin itu yang ada di pikiran kita saat itu. tapi kita terlalu terbuai akan nostalgia lama. siapa tau selama di Indonesia, Obama bukan mendapat kenangan bahagia, tapi mendapatkan kenangan buruk karena sering di ejek oleh teman2nya di masa sekolah dulu. Sayah berharap, bapak Obama tidak mencampur adukan cerita masa kecil, dengan kondusifitas keamanan dunia terutama hubungan bilateral Indonesia-Amerika (sedaap banget yah kata2nyah…).
bulan Oktober ini presiden Barrack Obama di anugerahi nobel perdamaian, walau baru beberapa bulan menjabat. nobel ini sendiri dianggap terlalu prematur, terutama oleh pemimpin bangsa-bangsa arab. tapi panitia nobel bersikeras kalau Obama pantasa di anugerahi nobel ini. karena dianggap berusaha menjaga perdamaian dengan diplomasi dan pandangannya yang jauh ke depan. baru pandangan ajah udah dapet nobel, gimana kalau sudah menjadi tindakan!!??
sedangkan Osama? tiba-tiba kembali teringat nama ini, setelah membaca sisi lain Osama di sinih. kemana yah Osama? masih hidup dan bersembunyi di gua-gua pegunungan jazirah arab. atau sudah meninggal? Wallohualam bin sowab
Obama dari Barat, Osama dari Tengah, Ozawa dari timur. kalau dari selatan (Indonesia), mari kita sambut kehadiran Orama, Om Rhoma Irama
“Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya. begadang bole sajaaahh..aa..aaa…kalau ada perlunya” (Begadang-Rhoma Irama)
nb : tulisan ini terinspirasi dari status facebook seorang teman.
sumber :
http://blog.livedoor.jp/ozawa_maria/ <– situsnya di blok ama proxy kantor. jadi ga bisa meneliti Miyabi, secara ehm..ehm..lebih ‘dalam’.
