Browsing the blog archives for May, 2009.


Lagu Lama di Masa Kini

Hipotesis, Musik

“yang…hujan, turuuuun lagi…di bawah payung hitam ku berdiri” Ratih Purwasih- Antara Benci dan Rindu-

ketik REG(spasi)LAWAS untuk mendapatkan ringtone ini di HP anda.

Akhir-akhir ini sering banget ngeliat iklan diatas, kayanya hampir ada di tiap stasiun TV. kalau buat anak-anak muda jaman sekarang sih, pasti ga tertarik ama lagunya. “lagu siapa sih itu” atau “lagu jaman daun lontar yah?”.

Beda dengan orang tuanya, “kalo denger lagu lawas jadi inget dulu waktu pacaran ama si mamah”, atau “jadi inget dulu boncengan ama mamah naek motor terus jatuh di tikungan” (real story).

Walau ada juga beberapa temen yang suka ama lagu-lagu lawas atau Oldies. seperti Ridho (dari mulai Rhoma Irama ampe Pancaran Sinar Petromak). Kalau saya sih lebih suka lagu-lagu seperti The Beatles, Bee Gees, Earth Wind and Fire, sampai Gombloh. sempet di protes ama my precious one, “lagu aki-aki di denger, dasar aki-aki” (siyal…!!).

Sejarah selalu berulang….termasuk juga lagu

Sudah banyak lagu-lagu yang di recycle, di daur ulang, atau lagu lama di nyanyikan kembali.

Mulai dari lagu Nuansa Bening yang sekarang di nyanyikan kembali oleh pendatang baru Vidi Aldiano. pertama kali denger lagu ini ada perasaan kayanya ini lagu lama. pas nanya ke si Papah,  “iya, ini dulu lagunya Keenan Nasution”. tanpa pikir panjang langsung cari lagunya di 4shared.com , terus di donlot. langsung di dengerin lagu Nuansa Bening versi Keenan Nasution. lebih enak yang asli ternyata, soul nya lebih dapet, ini pendapat subjektif sih. kalo kata adik sayah, “aneh pisan musik nya”. pendapat orang emang beda.

Keenan dan Vidi
Keenan dan Vidi

Kalau Nuansa Bening antara versi Vidi dan Keenan terpaut belasan taun. Beda dengan lagu Gelora Asmara, ternyata lagu ini juga lagu recycle. sebelum dinyanyikan oleh Derby,  lagu ini di bawakan oleh grup bernama Groove Bandit pada tahun sekitar 2005/2006. Jika versi Derby rada-rada ngePop, sedangkan Groove Bandit kental nuansa disko. kalau dengerin versi ini jadi mau ajep-ajep.

Banyak juga lagu recycle yang berasal dari lagu “tidak begitu lawas”. Selain Gelora Asmara ada lagu Aku Pasti Kembali, sebelum oleh Pasto lagu ini di nyanyikan oleh Ratu (dengan formasi Maia dan Mulan) dengan jeda sekitar 3 tahunan. tapi ternyata lagu ini lebih populer setelah dibawakan Pasto.

contoh lain, ada lagu Bukannya Aku takut. lebih populer setelah di bawakan oleh grup band Juliete dan Mulan Jameela. sebelumnya lagu ini dibawakan oleh grup bernama TBK. lagu Kekasih yang Tak dianggap lebih dikenal setelah dinyanyikan oleh Pingkan Mambo daripada Kertas Band. Luna Maya (pacar sayah dalam mimpi) juga ikut-ikutan nyanyi sekarang, lagu nya band Hijau Daun yang judulna Suara. walau cara dia nyanyi ’suara’ ga penting, yang penting teteup enak di liat lah. hehehe. dan masih banyak lagi contoh lainnya. kalau di sebutin satu-satu sayah juga lupa.

Tapi ga semua lagu recycle lebih sukses dari pada pendahulunya. ada juga lagu recycle yang kalah pamor ama versi penyanyi asli. mungkin karena feel nya ga dapet atau selera pasar tidak mendukung.

selera pasar sekarang memang cenderung ke arah lagu-lagu melayu. Mungkin semenjak Kangen Band, dunia permusikan mulai gonjang ganjing. muncul band-band dengan aliran “serupa tapi tak sama”. lagunya juga gitu-gitu ajah. nada nya juga mirip-mirip. chordnya juga mirip, kalo dari C terus ke Aminor, lanjut Dminor terus ke G. terus ajah kaya gituh sampe akhirnya ke Cminor. (ini mah lagu band Kuburan yah). pokokna kalau denger lagu-lagu sekarang jadi inget lagu band Exist yang terkenal lewat lagu Gerimis Mengundang. “kusangkakan….panaaas…berpanjangaaaan, rupanya gerimis…rupanya gerimis…mengundang…aa..aa.aa..aa “.

Selanjutnya kalau tadi alirannya gitu-gitu ajah. ini mah lebih esktrim. liriknya gitu-gitu ajah. lagu Melly yang judulna “I Just Wanna Say I Love U“, lirikna gitu-gitu terus sampe akhir lagu. bisa jadi ini lagu paling irit sedunia. serasa ga mau kalah ama Luna Maya, Olga juga nyanyi sekarang. dengan judul ‘Hancur Hatiku‘. lirikna…yaa gitu-gitu ajah. “Hancur..hancur…hancur…hancur…hatiku….hancur..hancur…hancur..hancur…hatiku…” gitu terus sampe akhir reff. di akhirnya cuman di balik jadi “hatiku hancur…“. sungguh lagu yang ‘berat’.

saking susahnya kali yah bikin lagu yang sesuai selera pasar, jadinya klo ga lagu recycle ya lagu dengan lirik irit seadanya. Sayah sendiri kalau suatu saat ada perusahaan rekaman yang menawarkan untuk membuat album komplikasi, single andalannya pasti lagu recycle dengan lirik gitu-gitu ajah. liriknya kaya ginih..

kebelet pipis…kebelet pipis…kebelet pipis papah. kepengen pipis…kepengen pipis..kepengen pipis…papah” di ulang sebanyak 100x. (kalau ga salah dulu yang nyanyi ini anak kecil namanya Cicio, rada-rada lupa sayah juga bener ga liriknya kaya gituh)

setelah proses mixing (pake mixer kue) dan re-aransemen (pake semen Holcim) jadi deh album komplikasi. yang kalo di edarkan menyebabkan penyakit komplikasi bagi pendengarnya. mulai dari telinga berdarah, panu, kadas, kurap, centingan jempol kaki, rambut rontok, kejang-kejang di malam hari sampai gatal-gatal di daerah *maap* kemaluan. pokokna mah albumnya bakal sensasional bagi kelangsungan hidup umat manusia. contoh cover seperti ini.

Album Komplikasi
Album Komplikasi

ada yang mau beli??

sumber :

Pikiran Rakyat

http://iustartanto.wordpress.com/

nb : penulis bukan ahli bidang musik apalagi ikut sekolah musik, maen gitar pun cuman bisa doremi.

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0 (from 0 votes)

Post to Twitter Post to Plurk Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Facebook

19 Comments

Mejaku Mejamu

Hipotesis, me

Meja…biasanya berpasangan ama bangku atau kursi. Dulu kalau masih kecil meja itu identik dengan tempat belajar. Muncul istilah meja belajar. Karena menjelang SMP sampai kuliah jarang belajar (sekalinya belajar di kasur), meja belajar beralih fungsi jadi ‘Meja Tempat Komik dan Photo Pacar’.  Meja  tempat makan, muncul meja makan. Tempat persidangan, muncul istilah meja hijau. Konon disebut meja hijau soalna kalau di persidangan taplak mejanya selalu warna hijau.  Kalau di sinetron TV saya perhatiin emang hijau taplaknya, ga tau yah dalam kenyataan, seumur-umur belum pernah menapakan kaki di ruang persidangan. Jangan sampe deh…amit amit jabang babi…

Sekarang karena udah kerja, muncul istilah baru dalam ‘permejaan’ yaitu meja kerja. Kesannya eksklusif gitu yah punya meja kerja. Kalau ada kontraktor yang nanya

“pak ini dokumen Drive Test BTS kemarin, saya simpan dimana yah”

Terus dengan lugas sayah jawab

“taro aja di meja, taukan meja kerja sayah?”

atau kalau OB nanya “pak, ini mie gorengna simpen dimana?”

” taro aja di meja saya”

Atau

“pak ini surat tagihan telepon”

“taro aja di meja”

“pak, di lobi ada cewek hamil mau ketemu bapak, minta pertanggung jawaban”

“taro aja di meja”

Meja kerja antar pekerja kantoran biasanya di batasi oleh yang namanya cubicle sering di lafalkan jadi cubicel atau kubikel. Pokona sekat pemisah setinggi dada lah. Mungkin di maksudkan untuk menjaga privasi antar karyawan. Saking pripasi…eh privasi na, sering muncul kreatifitas untuk menghias meja kerja kita. Ada yang di tempelin foto, mulai dari foto keluarga, foto pacar sampai foto lagi liburan ke luar negeri.

Meja Ingat Anak Istri
Meja Ingat Anak Istri

Kalau yang suka ama action-action figure, suka di pajang juga di mejanya. Sekedar untuk meramaikan suasana meja kerjanya. Dari pada isinya hanya monitor dan tumpukan kertas pekerjaan.

Meja Maniak Action Figure
Meja Maniak Action Figure

Biasanya antara meja kerja cowok dan cewek amat keliatan bedanya. Cewek rapih…cowok kapal pecah. Ga semua cowok sih, tapi ya kebanyakan kaya gituh.

Meja Cewek
Meja Cewek

Suka ada cermin, ya buat ngaca. Ada gelas khusus sendiri, mungkin biar ga tertular penyakit mematikan (berlaku sebaliknya). File atau berkas tersusun rapih. Dan tentu sajah ATK yang lengkap.

Sedangkan contoh meja cowok, dalam hal ini meja sayah sendiri.

Meja Si Ganteng 1
Meja Si Ganteng 1

Kalau dari sudut sini rapih juga, ada monitor (lagi buka outlook biar keliatan kerja), keyboard, mouse, dan pulpen yang ada rantenya biar ga di colong orang. Sekarang kita geser sedikit ke kiri.

Meja Si Ganteng 2
Meja Si Ganteng 2

Mulai keliatan tumpukan-tumpukan kertas yang berantakan , terus ada kalender buat liatin kapan ajah hari libur di bulan ini, HP test call dan pernak pernik ga penting lainnya.

Sekarang geser kekanan

Meja Si Ganteng 3
Meja Si Ganteng 3

Di bawah meja ada sarung untuk shalat untuk selimut kalau tidur di kantor atau jadi tutup muka kalau ngintip orang mandi di sawah (ada yah orang mandi di sawah?). sekarang ke kolong meja.

Kolong Meja
Kolong Meja

Ada CPU, ada cas HP, speaker (minjem dari temen), ada kabel yang awut-awutan, terus ada gitar merah (punya temen juga).

Kita buka laci, sebenerna udah lama juga ga buka laci. Buka laci bawah dulu

Laci Bawah
Laci Bawah

Sepatu, kaos, sama ada botol apa yah itu….lupa sayah juga. Dan kantong plastik yang isinya ga penting semua (baca :sampah). Sekarang laci atas

Laci Atas
Laci Atas

Ada surat-surat tagihan, ada slip gaji (isi jangan tanya), terus ada….apaan yah itu kaya roti. Coba di zoom…

Tersangka Utama
Tersangka Utama

Siyal… ternyata roti busuk plus jamuran yang ga tau udah dari kapan ada di situh. ada kali 1 bulan mah. Pantesan suka ada bau-bau aneh dari laci ini. Hehehe.

Jadi..bagaimana dengan meja anda? Rapih? Berantakan? Atau ga punya meja kerja, alias numpang di meja orang?

Sumber : foto-foto meja punya temen kantor

nb : foto tidak mencerminkan dan tidak bermaksud men generalisasikan meja-meja para pekerja kantoran. apalagi meja yang menyimpan roti basi di laci.

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0 (from 0 votes)

Post to Twitter Post to Plurk Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Facebook

13 Comments

Bosan bin Jenuh

me

Akhir-akhir ini ngerasa jenuh banget…bosan. males bangun  pagi (dari dulu juga gitu sih), males ke kantor, males keluar kota, males jalan-jalan ngecek sinyal si ijo, pokokna mah males semuanyah. untung aja ga males mandi ama ga males makan.hehe

Pinginnya tidur di kosan, sambil dengerin lagu, terus baca novel atau komik, di tambah ngemil Chitato. maknyus deh, serasa menikmati kenikmatan duniawi. mungkin malam pertama juga menghasilkan sensasi yang sama, tapi sayah belum bisa merasakan hal itu.

Bored
Bored

update blog pun males.padahal banyak ide yang bisa di tuangkan jadi rangkaian kata penuh makna (ceileh bahasana), seharusnya dari kamis atau jumat kemaren udah apdet. apa daya tiba-tiba banyak kerjaan. mendadak pula. sebenernya males ngerjainnya, dikerjain juga walau dengan setengah hati.

apa sayah udah bosan dengan rutinitas sehari-hari? yang kayanyah monoton atau gitu-gitu ajah. dateng kantor, sarapan di meja, buka YM, buka plurk, buka email gmail, buka blog sendiri, buka blog orang, buka celana ,gangguin orang pake YM, terus kalo inget buka email kantor (hehehe, email kerjaan di prioritas terakhir).

Wajar kali yah ngerasa bosan. udah 1 tahun lebih sayah kerja di perusahaan ini. gaji segitu-segitu ajah (kemaren baru naek sih,dikit), bonus pun tidak sesuai harapan. mungkin ini awal mula kemalesan dan kejenuhan sayah, “bonus tidak sesuai harapan” , sempet sakit hati juga awal-awal, bikin ga mood buat kerja. padahal dari bonus itu berharap beli mesin cuci, akhirnya ‘cuman’ ditabungin.

Tapi sekarang udah mulai bisa ngelupain masalah bonus ituh. kalau di pikir-pikir apapun yang kita dapat, itu harus kita syukuri. harus bersyukur kepada Allah SWT karena masih di kasih rizki berlebih. coba lihat di luar sana, masih baaaaaanyak janda-janda atau tante-tante bahenol di pinggir jalan yang hidupnya kurang mampu, anak-anak gelandangan, bahkan pengangguran lulusan universitas terkemuka yang hidupnya ga jelas.

sayah masih beruntung, jauh lebih beruntung dari mereka semua. sebagai fresh graduate, langsung keterima kerja dalam jangka waktu 1 bulan setelah wisuda. apa lagi yang kurang? apalagi yang harus sayah sesalkan?

Kenapa sayah masih merasa jenuh? apa harus melakukan hal-hal yang di luar kerjaan? mungkin cuti ide yang bagus. setidaknya saya ingin bergerak keluar dari zona aman sayah, do something out of the box. melakukan hal-hal gila, atau sesuatu yang ekstrim seperti kawin lari.

atau aku harus lari kehutan kemudian ke pantai ??

bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga
jika ku sendiri

(Puisi Tentang Seseorang-Dian Sastro di Film AADC)

sumber gambar : www.cartoonstock.com

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0 (from 0 votes)

Post to Twitter Post to Plurk Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Facebook

12 Comments

Jenis-Jenis Sapaan Dalam Menelepon

Hipotesis, me

Sapaan dalam memulai percakapan di telepon bisa bermacam-macam. tiap orang punya khas nya masing-masing, ada yang ‘hai’, ‘hei’, ‘haloh’ atau ‘assalamualaikum’ dan lain sebagainya. setelah itu dilanjut dengan obrolan atau sekedar basa-basi.

Kadang tanpa melihat layar HP, kita bisa tau siapa yang nelepon. Tentu sajah dari suara sang penelepon atau bisa juga dari ringtone khusus yang kita tujukan untuk orang-orang terdekat. kalo ringtone nya lagu cinta-cintaan kaya Nat King Cole-LOVE.mp3 pasti dari sang kekasih tercinta. Kalo lagu ST12-Cari Pacar Lagi.mp3 berarti dari mantan, lagu DuoDerby-Gelora Asmara.mp3 bisa dari kecengan. Untuk pacar nun jauh di sana bisa juga pakai lagu Darso-Kabogoh Jauh.mp3. kabogoh artinya girlfriend (sumber : kamus Sunda-Inggris).

Haloh...
Haloh…

Itu dari ringtone. kalau dari jenis sapaan? biasanya hanya dari sapaan awal lawan bicara kita bisa langsung tau maksud dan tujuan mereka nelepon. contohnya sebagai berikut:

1.  “lagi dimana?”
Biasanya kalo kaya gini telepon dari si bos. Sekedar menginfokan nanti malem ada kerjaan atau nanyain kerjaan udah selesai atau belum.

2.   “Bos, minta bantuannya?” atau “Bos, drop call BTS ini ko gede banget ya
Dari rekan kerja yang minta bantuan masalah sinyal, yang mana ga pernah selesai-selesai.

3.   “hei..kemana ajah?” atau “kamana wae maneh?” atau “tambah ganteng ajah Dhik
Dari temen dan udah lama ga ketemu.

4    “Dhika, apa kabar?” (di ucapkan dengan lembut penuh perasaan)
Kalo sapaan kaya gini, berasa dari mantan pacar. Atau dari seseorang yang dulu sempet deket banget.

5.   “Sayang….kangen…..” atau “ko ga nelepon?kan kangen..”
Dari my precious one

6.   “Halo cinta…lagi apa?
Dari Asmirandah

7.   “hello honey…what are you doing?”
Dari Luna Maya

8.   “Maaf, ini siapa yah??”
Dari kecengan masa lalu yang bahkan lupa siapa kita. Kalo di jawab “ini Andhika”. Pasti teriak-teriak histeris, “waaaa…..Andhikaaa…oh my god, Andhika Pratama atau Andika Kangen band?”.

9. “Dhik, lagi sibuk ga?” atau “Dhikaa…, hik…hik..”
Biasanya di iringi dengan isak tangis. Kalau udah kaya ginih pasti ngajak curhat.

10. “Anda lelah? Butuh layanan pijat special dari hotel kami. Gratis 10 menit pertama. Selanjutnya di kenakan argo normal”
Ini fasilitas pijat hotel atau pijat plus sambil naik taksi yah.

11. “Dengan panti pijat tunanetra asoy geboy ngebor?”
Disangka tukang pijat professional dengan metode pijat goyang ngebor.

12. “kapan pulang? lembur ?”
Orang tua yang menanyakan kabar anaknya yang ganteng inih

13.”KEMBALIKAN..KEMBALIKAN kehormatan saya jahanam….
pasti salah sambung nih….

Tentu sajah 13 sapaan di atas tidak mewakili semuanya, bahkan sapaan diatas tidak bisa jadi patokan. bisa jadi suatu saat ada yang menyapa “Dhika apa kabar?”  ujung-ujung nya nagih utang lama. Dan masih banyak sapaan lain yang pernah di ucapkan oleh temen-temen saya. jadi, sapaan seperti apa yang pernah anda terima? ada yang mau nambahin?

sumber gambar : http://www.dreamstime.com

nb : tulisan ini terinspirasi setelah seorang teman bernama Sukma Rini Chandra Dewi (tuh sukme…udah di sebut namanya) menelepon sayah. Dengan sapaan yang manakah Sukma nelepon sayah? hanya kita berdua yang tau. ceileeh….yang pasti bukan nomer 5, 6 dan 7.

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0 (from 0 votes)

Post to Twitter Post to Plurk Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Facebook

11 Comments


  • YM

  • Recent Posts

  • Tag Cloud