Browsing the blog archives for April, 2009.


Kenapa Kartini !!??

Hipotesis

“ibu kita kartini putri sejati…putri Indonesia, harum namanya…”

Walau tanggal 21 udah lewat, tapi karena masih bulan April jadi masih kerasa lah suasana hari Kartininya. malah ada yang bilang kalau bulan April ituh bulan emansipasi. kalau bulan Mei bulan apa dong?

R.A Kartini
R.A Kartini

Kenapa tanggal 21 di rayakan sebagai Hari Kartini sampai bulannya pun di sebut bulan emansipasi?

R.A Kartini sendiri lahir pada tanggal 21 April, tepatnya di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879. Karena jasa-jasanya terhadap kaum perempuan pribumi pada masa itu (dan pengaruhnya sampai masa sekarang), maka hari kelahirannya pun di rayakan sebagai Hari Kartini.

Yang jadi pertanyaan sayah, apakah pahlawan wanita di masa itu hanya Kartini ? adakah wanita lain? ada tapi hari kelahirannya tidak layak di rayakan?

Kembali ke Kartini. sebetulnya jasa-jasa apa sajah yang sudah di berikan oleh Ibu Kartini terhadap bangsa ini, terutama perempuannya. Menurut tante Wiki, pemikiran-pemikiran Kartini pada masa itu sangatlah maju dan menjunjung tinggi kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. pemikiran-pemikiran beliau tertuang dalam sebuah surat  - hasil korespondensi antara Kartini dan beberapa temannya di Belanda- . Inti dari surat itu tentu sajah bukan ajang bergosip dan membicarakan kegantengan menir-menir Belanda, tapi dalam surat tersebut, Kartini sangat menginginkan perempuan pribumi bisa mendapatkan kehidupan yang layak terutama pendidikan. Wajar, pada masa itu tugas perempuan pribumi hanya menunggu di pingit, melahirkan, ngurus anak dan nunggu suami pulang dari istri yang lain (alias di madu). perempuan tidak perlu sekolah tinggi-tinggi karena ujung-ujungnya juga di madu. lain dengan di Belanda, disana hak perempuan sama dengan hak yang di dapat oleh lelaki (ga tau yah kalo urusan madu-memadu).

Saat Kartini meninggal, beliau meninggal saat masih sangat muda, pada umur 25 tahun. Surat-surat tersebut di kumpulkan oleh Mr. J.H. Abendanon kemudian terbitlah buku dengan judul “Dari Kegelapan Menuju Cahaya” yang oleh balai pustaka diterbitkan kembali dan lebih kita kenal dengan sebutan “Habis Gelap Terbitlah Terang”. buku tersebut tentu sajah meraih best seller pada masa itu, sampai cetak ulang beberapa kali.

Bagaimana dengan Pahlawan Wanita lain?

Dewi Sartika
Dewi Sartika

kenal Dewi Sartika? asal Jawa Barat dan penggagas sekaligus pendiri sekolah khusus perempuan yang dikenal dengan sekolah Keutamaan Istri. Di sinyalir sebagai sekolah khusus perempuan pertama di Hindia Belanda.

Tjoet Nyak Dien
Tjoet Nyak Dien

Siapa yang tidak kenal dengan Tjoet Nyak Dien. pahlawan asal Aceh yang berperang melawan penjajah Belanda, yup..beliau benar-benar berperang dengan mengangkat senjata.

Bagaimana dengan Fatmawati, istri ketiga dari presiden Soekarno. beliau adalah penjahit bendara pusaka yang di kibarkan saat Proklamasi. bukan sekedar menjahit tentu sajah. bagaimana kalau waktu itu ibu Fatmawati salah menjahit. bisa-bisa kita di tuduh menjiplak bendera negara lain.

Kemudian Sajuti Melik, pengetik naskah proklamasi. bayangkan, dari banyaknya tokoh yang hadir di Rengasdengklok, seorang Sajuti Melik yang di tugaskan untuk mengetik. apakah tokoh yang lain tidak bisa menggunakan mesin tik? atau mungkin kalau orang lain bisa terjadi salah ketik. jadi seperti ini;

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
TUKIMIN

Dan tentu sajah masih banyak pahlawan-pahlawan wanita lainnya. seperti Tjoet Mutia yang juga dari Aceh, Rohana dari Padang (bukan Rohana Srimulat yah), Nyi Ageng Serang dan lain sebagainya.

Dari sekian banyak tokoh wanita di Indonesia, hanya Kartini yang ‘pantas’ di peringati hari lahirnya. apakah jasa-jasa pahlawan wanita yang lain tidak se nyata perjuangan kartini yang ‘hanya’ menuliskan surat kemudian di buku kan?

Apakah mendirikan sekolah khusus wanita bukan hal yang nyata? apakah menghunuskan ajian Encok Rencong tidak nyata?

Memang pada saat itu ada yang namanya sekolah Kartini dibawah naungan Yayasan Kartini. Tapi, yayasan itu sendiri didirikan oleh Van Deventer, penganut sistem Politik Etis. dan tentu sajah di bawah pemerintah Belanda. Jadi tokoh Kartini ini secara tidak langsung di bentuk oleh tangan-tangan pemerintah Belanda, bukan murni hasil produk dalam negeri. dan masih misteri kenapa harus Kartini…

Menurut sayah wanita-wanita diatas mempunyai jasa yang sama, bahkan lebih dari pada Kartini. lalu, kenapa tidak ada Hari Dewi Sartika atau Hari Cut? atau langsung sajah Hari Ibu juga di liburkan sekalian,  esensinya juga hampir sama.  sama-sama menghormati wanita dan bahkan terkesan tidak pilih kasih dengan pahlawan Wanita lainnya. lumayan kan kalau Hari Ibu diliburkan, makin banyak deh libur nya. dan kita pun harus mulai memikirkan lomba apa saja yang ada di Hari Ibu.sebaiknya makan kelereng atau balap makan karung??

Tanpa memperkecil jasa R.A Kartini. Kita harus bangga dengan pahlawan wanita dulu. ternyata tidak semuanya lemah seperti yang kita bayangkan sebelumnya.

Selamat Hari Kartini, dan tidak lupa selamat untuk Pahlawan Wanita yang lain. Ide, gagasan, semangat dan perjuangan merekalah yang perlu di terapkan oleh seluruh wanita di Indonesia. tentu sajah bukan dengan cara berbelanja dan berfoya-foya menghabiskan bonus gaji.

sumber :

wikipedia

http://www.hidayatullah.com/index.php?option=com_content&view=article&id=9144:mitos-kartini-dan-rekayasa-sejarah-&catid=3:catatan-akhir-pekan-adian-husaini&Itemid=58

http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/k/kartini-ra/index.shtml

*Di edit karena ada satu tulisan yang sedikit menyinggung satu daerah. maaf yang sebesar-besarnya

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: +1 (from 1 vote)

Post to Twitter Post to Plurk Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Facebook

16 Comments

Saat Sayah Jomblo

Buku, me

Buku yang satu ini ga bosen-bosen sayah baca

Jomblo | Sebuah Komedi Cinta

Jomblo | Sebuah Komedi Cinta

Buku karangan Adhitya Mulya,one of the best book i ever read lah. sampe bela-belain dua kali beli buku ini, gara-gara buku yang pertama di beli ilang ga tau kemana. kayanya ada yang minjem tapi lupa siapa. akhirnya beberapa minggu yang lalu beli lagi via inibuku . buku ini sendiri bercerita tentang 4 mahasiswa jomblo dengan berbagai alasan, jomblo karena tampang, kurang percaya diri, takut komitmen, dan mencari kecocokan pasangan. Sayah pertama kali baca waktu jaman kuliah plus ngejomblo pula (jomblo itu pedih jendral), jadi pas banget ama setting cerita di buku ini.

Dulu kalau selesai baca buku ini jadi suka mikir (sambil berkaca di cermin), “sayah jomblo karena apa yah?” Tampang? ga jelek-jelek amat, ganteng menjurus tampan malah (ngarep..!!!). Pede? ya walau sedikit pemalu, apalagi kalau pas di angkot duduk sebelahan ama Aura Kasih. tapi bisa di bilang sayah biasa aja sih kalo deket cewek (ada yang mau protes sayah malu-maluin deket cewek?). Takut ? takut komitmen? takut di tinggalkan dan sendiri lagi?sayah siap ko menghadapi segala kemungkinan terburuk, termasuk kalau suatu saat pacar sayah berkata “sayang, dulu saya pernah ke Thailand dan melakukan operasi transeksual disana”. Cari yang cocok?, kayanya ini yang susah. sebagai pribadi yang P2 (perfeksionis dan pemilih), rada ribet juga kalo cari yang cocok. tapi sayah sadar emang susah pisan nyari yang cocok. dan beberapa saat kemudian sayah baru sadar, “kalau kira-kira ada yang cocok, mau ga yah sama orang aneh kaya sayah”. sekali lagi jomblo itu pedih jendral….

Anyway….ituh dulu. sekarang sih kalau baca buku ini, ya jadi inget masa-masa itu. akhirnya sayah hanya bisa berpuisi dan bernyanyi lagu yang ada di buku Jomblo ini.

Dewi Malam…
Kupinta seorang wanita pada pasir
Dengan butirnya, wajahmu terukir
Pergi menghamba jawab pada air
Di dalamnya, kurasa hangatmu mengalir
Kau datang dengan angin tak terasa
Kau datang menghembus membelai muka
Aku pinta bintang berikan nama
Aku dengar mereka sebut namamu

Dewi malam ku…
Mengasihi mu…
Dan menyayangimu
Aku rela, pergi jauh untuk itu
Aku mencintaimu
Dan memiliki mu
Aku rela mati….rasakan itu semua..

Dewi malam ku…

lyric by : Adhitya Mulya

nb : review lengkap buku ini cari sendiri aja okey, secara buku lama, jadi pasti udah banyak yang review. atau sekalian ajah beli bukunya.hehehe

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 4.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: +1 (from 1 vote)

Post to Twitter Post to Plurk Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Facebook

13 Comments

Contreng Cinta

Cinta

Kadang suatu pilihan itu bisa teramat sulit, makin banyak pilihan makin kita bingung memutuskan mana yang terbaik untuk kita. walau kita pikir itu yang terbaik untuk kita, tapi belum tentu terbaik untuk orang lain.

Hidup kita tidak luput dari pilihan hidup, berawal dari semenjak kita bayi sudah di hadapkan dengan pilihan, mau ASI yang sebelah ‘kiri’ atau yang sebelah ‘kanan’. sungguh pilihan yang amat sulit, karena bisa saja yang sebelah kiri rasa jeruk sedangkan yang kanan rasa kopi (ASI yang aneh). sampai beberapa tahun kemudian kita lulus dari bangku kuliah, saatnya menentukan beberapa pilihan yang teramat sulit. mau langsung bekerja atau nikah dulu, atau mau kawin dulu lalu nikah terus kerja. atau mungkin lanjutin sekolah di luar negeri lalu kumpul kebo disana?sungguh pilihan yang amat sulit dan butuh pertimbangan yang amat sangat matang.

Pilihan

Cinta. tentu saja cinta juga penuh dengan pilihan-pilihan. mungkin beberapa masalah selain cinta bisa di selesaikan dengan menggunakan logika atau akal. tapi cinta? harus mengikutkan perasaan dan hati. berikut contohnya.

1. Siapa?

Siapa yang kau pilih? Dia yang mencintai anda atau dia yang anda cintai. Yang satu teman setia kemanapun anda pergi dan dengan jelas telah menyatakan cinta nya untuk anda. Sedangkan yang kedua, selalu hadir dalam mimpi-mimpi anda, cinta anda terlalu sempurna untuk dia sehingga sulit untuk melepas dirinya. Mana yang anda pilih? Menurut novel yang sayah baca judulna, Gege Mencari Cinta karangan Adhitya Mulya. Di novel tersebut di sebutkan “laki-laki memilih yang dia cintai, sedangkan perempuan memilih yang mencintai dirinya” jadi tentukan anda laki-laki atau perempuan. Masih ragu? Tanyakan dokter terdekat untuk periksa kelamin anda.

2. Keluarga atau Cinta?

Anda punya pasangan, tapi keluarga anda tidak merestui karena berbagai alasan seperti. Satu, berbeda suku (bukan bermaksud SARA, tapi memang suka ada yang seperti ini). Dua, asal-usul calon tidak jelas, apakah keturunan seorang saudagar kaya dari Aceh atau anak pengedar ganja dari Aceh. Bisa jadi anak saudagar ganja dari Aceh. Tiga, belum punya kerjaan tetap, dan gaji tidak sesuai dengan UMR. Empat, anda sudah di jodohkan oleh orang tua. Solusinya, kawin lari? Capek. Ga mau capek, coba bertemu dengan orang yang akan di jodohkan dengan anda. Jika mempunyai tampang diatas rata2, dan berprospek menjadi pewaris tunggal perusahaan dengan omset miliaran. Saatnya menentukan pilihan yang terbaik untuk masa depan anda. Kadang pilihan orang tua tidak selalu salah.

3. Karir atau Cinta?

Hubungan lancar, keluarga sudah setuju dan tidak ada masalah. Sinyal-sinyal untuk melangsungkan lamaran sudah terlintas di benak masing-masing. Apa daya suatu pagi di hari yang cerah si Bos bilang ” kamu saya pindahkan ke Papua yah, jadi Manager disana. Semua biaya ditanggung perusahaan termasuk biaya hidup”. Mana yang anda pilih, cinta atau karir anda? Membawa si dia bersama anda ke Papua juga tidak mungkin, pasangan anda mempunyai karir yang tidak bisa ditinggalkan. Memutuskan untuk LDR (long distance relationship)? , sanggup kah jika ada ‘jarak’ diantara kalian berdua? Solusi. Nikah dulu baru berangkat. Jika menikah dirasa terlalu cepat, ya nyicil dulu gitu, minimal dengan kawin. (bedakan antara ‘nikah’ dan ‘kawin’).

4. Cinta atau Sahabat?

Anda suka dia, sahabat anda suka dia. Si dia suka anda. Anda suka sahabat anda, tapi sahabat anda tidak suka anda dekat dengan si dia. Si dia suka dekat dengan anda, tapi tidak suka dekat dengan sahabat anda. Sahabat anda suka dekat dengan si dia, anda suka dekat dengan tukang ojek. Tukang ojek suka dengan si dia, si dia jatuh cinta dengan tukang ojek. Tukang ojek perkosa si dia, si dia hamil minta pertanggung jawaban sama sahabat anda. Sahabat anda lari bersama tukang ojek, anda bingung. Sayah juga bingung. Tukang ojek minta bayaran biar ga bingung. Sayah makin bingung, yang baca juga bingung. Namun aku bingung ketika dia bilang cintah…jangan benci bilang cintah….daradam daradam…(oke, ga penting)

5.Impian atau Cinta?

Suatu hari pasangan anda bertanya ” kapan ngelamar akyu…?”. Atau ada orang iseng di jalan bertanya “Kapan Kawin?”. Padahal anda masih memiliki impian besar yang belum anda capai, seperti beli mesin cuci (dangkal amat impiannya), beli rumah sendiri, atau jalan mundur keliling Indonesia lalu di catat oleh MURI. Sehingga anda merasa belum siap untuk melangsungkan pernikahan sebelum impian anda tercapai. Solusi, coba raih impian itu berdua bersama pasangan anda. Nyicil rumah dan mesin cuci bareng, jalan mundur juga bisa tandem kan? ga akan capek dan niscaya menambah mesra anda dan pasangan anda.

6.Asmirandah atau Luna Maya?

Dari dulu bingung milih yang mana, sekarang malah di tambah Aura Kasih. Makin bingung deh…

Apapun pilihan anda jangan pernah menyesal, menyesalah saat anda tidak bisa memilih alias golput.  dan yakin lah bahwa pilihan anda itu yang terbaik yang bisa anda dapatkan dan yang terbaik untuk anda persembahkan pada seseorang yang anda sayangi. Jadi, jangan lupa Contreng Cinta, walau berada di pojok kiri hati anda atau bahkan di sudut kanan kepala anda.

nb : tulisan ini di dedikasikan untuk beberapa teman sayah yang sedang bingung dalam menentukan pilihan, semoga dengan adanya tulisan ini tidak bingung lagi. kalau tambah bingung silahkan hubungi YM sayah. on line 24 jam. off line kalo lagi ke kamar mandi atau pacaran (bukan pacaran di kamar mandi, ga sehat)

sumber :

http://nuradinugroho.wordpress.com/2009/03/11/kamu-pilih-mana

Gege Mencari Cinta, Aditya Mulya

gambar : http://mukhsonrofi.wordpress.com/2009/01/ (di edit dikit)

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0 (from 0 votes)

Post to Twitter Post to Plurk Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Facebook

27 Comments

Malam Minggu Nonton Tora

Jalan-jalan, Movie

Poster Wakil Rakyat

Poster Wakil Rakyat

Hari Sabtu kemarin berniat nonton ama ‘my precious one’.  awalnya mau nonton Fast and Furious 4, katanya sih bagus. akhirnya kami berdua meluncur ke BSM. saat hendak membeli tiket, sayah bingung, ko rame banget yah, apa banyak yang ngantri gara-gara sekarang malam minggu.

Sayah mendekati meja pembelian tiket,  nampak ada sosok yang dikenal dan terkenal di layar kaca dunia perfilman. ternyata ada Tora Sudiro lagi promosi film dia yang terbaru, judul film na Wakil Rakyat. tergoda juga buat nonton film itu, apalagi kalo beli tiket saat itu dapet pin, gantungan kunci ama stiker. ya plus salaman ama Tora sih. akhirnya setelah perundingan yang alot (ga alot-alot banget sih, rada-rada empuk gitu deh) akhirnya kami nonton Wakil Rakyat. Fast and Furious 4? nunggu DVD nya aja deh. hehehe.

beli tiket, dapet merchandise. salaman ama Tora, terus di foto deh si Toranya. sayang ga bisa foto bareng.

Tora Sudiro

Tora Sudiro

setelah foto si Tora sayah liat ke antrian sebelah, loh kok yang jaga nampak kenal. ternyata kalau di antrian sebelah yang bagiin merchandise si seksih Wiwid Gunawan. tau gitu mah ngantri di sebelah deh.

Wiwid Gunawan

Wiwid Gunawan

Ga bisa foto bareng juga ama Wiwid, dan amat di sayangkan juga Wiwid  ga pake baju seksih seperti di film-film dia sebelumnya (ehem..ehem). film pun di mulai, berikut sekilas review dari sayah.

Wakil Rakyat…film yang di bintangi oleh Tora Sudiro dan di dukung oleh sederet artis ternama seperti Revalina S Temat, Wiwid Gunawan dan tidak ketinggalan Vincent Rumpies.

Cerita berawal dari Bagio (Tora) bekerja sebagai cleaning servis di suatu perusahaan, dan mempunyai pacar si cantik Revalina S Temat (siyal, beruntung amat sih). dan rencananya mereka ya mau kawin eh nikah, tapi si Bagio di pecat gara-gara dia mengacaukan rakernas salah satu partai nama partainya PSK (ga ada nama laen gituh).

Bagio akhirnya berkiprah di dunia politik dengan menjadi seorang caleg untuk menutupi biaya pertunangan dia. tapi sial, dia menjadi caleg untuk daerah yang amat sangat terpencil. di balik gunung, melewati lembah, pokokna mah daerah ga jelas lah. di temani asistennya Jereng (Vincent), Bagio berusaha agar namanya dikenal dan di terima oleh masyarakat daerah situ.  berhasilkah Bagio sang caleg dari partai PPTH ? mending tonton aja filmna langsung. kalo di ceritain semua, takutnya postingan inih malah jadi spoiler.

film ini khas Monty Tiwa sang sutradara. menggambarkan contoh klise seorang caleg di tanah air kita. demi mendapatkan dukungan, ya segala cara di gunakan supaya rakyat mengenal, mengingat, dan memilih dirinya. kelucuan-kelucuan hadir saat Tora dan Vincent berkampanye…sebetulnya yang bikin lucu si Vincent sih. tiap scene kalo ada si Vincent pasti tambah lucu dan tambah kocak.

Di meriahkan juga oleh pelawak seperti Tarjan, Joe P Project, dan beberapa cameo seperti Pak Taka dari sitkom OB, mat solar sebagai…ya apalagi selain supir bajaj, lalu Nunung Srimulat juga ada.

secara kesuluruhan sayah cukup suka dengan film ini, lucu dan menghibur. tapi kayanya terlalu panjang, panjang banget malah. serasa nonton film Harry Potter. ampe rada-rada ngantuk pas nontonnya. tapi terbangun setiap ada Wiwid Gunawan. (walau ga pake baju seksih, lalu berpose sensual dan melakukan adegan-adegan yang di inginkan semua kaum berjakun di dalam bioskop).

apapun filmnya…yang penting jalan-jalan dan nonton ama my precious one.

Malam minggu aye pergi ke bioskop

Bergandengan ame pacar, nonton koboi

Beli karcis, tau-tau kehabisan

Jaga gengsi, terpaksa beli catutan

Aduuh emak asiknya, nonton dua-duaan

Kaya nyonya dan tuan di gedongan

Mau beli minuman kantong kosong glodangan

Malu ame tunangan kebingungan

(Malam Minggu Nonton Bioskop-Bing Selamet)

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0 (from 0 votes)

Post to Twitter Post to Plurk Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Facebook

10 Comments


  • YM

  • Recent Posts

  • Tag Cloud