Browsing the blog archives for February, 2009.


Tiket Gratis Kuraih, ATHG Menunggu

Movie, me

Bukan sulap bukan sihir, akhirnya sayah dapet tiket gratis nonton premiere Kambing Jantan The Movie. Yes..uhuy…yippie….mantap coy. Pengumuman resmi nya baru ada tadi pagi di blognya Radith.

http://radityadika.com/wp-content/uploads/2009/02/daftar-tiket-premier.xls

donlot dan liat nama sayah ada di urutan 27.  Andhika Muharmansyah caleg urutan 27 dari Partai Peduli Kambing (PaDuKa). Huehehehe.

Sebetulnya sore kemaren juga udah di telp oleh…siapa yah, sayah lupa nanya namanya  yang nelp ituh cewek, kalo dari suara sih kayanya manis (ehem…ehem..). Waktu di telepon sayah baru bangun tidur di ruang istirahat kantor. Lagi enaknya ngumpulin hawa-hawa yang tercerai berai di udara sambil nge-Plurk pake komputer kantor. Ada telepon dari nomer tidak di kenal, nomer Jakarta. Kirain sih “my precious one” yang nelp dari kantor dia. Pas diangkat, ko suaranya beda yah.

Berikut cuplikannya

Sayah               :     “Haloh…”

Suara Manis     :     “Betul ini dengan Andhika Numansyah ??”

Sayah               :     “hah…!!?? Andhika Muharmansyah  kale mbak….”

Kenapa yah dari dulu, semenjak sayah menyandang gelar Muharmansyah (gelar naon deui…) banyak orang yang salah mengeja atau mengucap. Paling parah ada yang melafalkan nya jadi Muharsampah…..siyal….kembali ke percakapan sayah dan si Suara Manis

Suara Manis     :     “oh maaf salah. Mas Andhika, anda salah satu yang mendapatkan tiket gratis nonton Kambing Jantan The Movie”

Sayah               :     “Oh…gitu ya”  (masih ga sadar dan bingung harus bilang apah)

Suara Manis     :     “Nanti mas langsung dateng aja ke PIM 2 tanggal 3 maret sambil bawa kartu identitas”

Sayah               :     “PIM 2 ? Di Jakarta ya mbak”

Yaiyalah di Jakarta, masa di Garut

Suara Manis     :     “iya, jam 7 malem. untuk konfirmasi kehadiran bisa telp ke Sarah di 0856*******.”

Sayah               :     “oke mbak.”  (kata sayah sambil mencatat di selembar kertas)

Suara Manis     :     “Mas lagi di Bandung kan?”

Sayah               :     “iya mbak?” (kenapa? Mbak mau ke Bandung juga. Nanti sayah anterin jalan-jalan. Huehehe)

Suara Manis     :     “oh..di tunggu yah konfirmasi kehadirannya”

Sayah               :     “oh iyah, nanti saya di telepon”

Suara Manis     :     “oke mas, makasih.”

Sayah               :     “Iya mbak sama-sama”

Oke, it’s that real. Or just my dream. Or someone try to fool me.

(artinya : hokeh, eta teh nyaan. atawa aing ngimpi. atawa aya nu rek ngabobodo aing)*

Langsung buka web nya Radith. Katanya baru besok di umumin secara resmi. Dari pada ragu-ragu akhirnya sayah menunggu ke esokan harinya buat konfirmasi ke mbak Sarah. Ada masalah lain, premiere nya bukan hari libur. Masa sayah harus bolos ngantor hari Selasanya, jarak dari Bandung-Jakarta emang bisa di tempuh selama 2 jam. Tapi sayah pulang kantor jam 5 sore, walau langsung berangkat juga teteup ga akan nyampe tepat waktu. Secara Jakarta pasti macet naujubilahbikinorangpinginmencret. Dan yang lebih kacau lagih, sayah ga tau PIM 2 itu dimana. Kata “my precious one” di seberang PIM 1, sungguh informasi yang tak berguna, PIM 1 aja sayah ga tau. Tanya Ridho sang penguasa Cideng Raya, katanya lumayan deket kalo dari Kuningan, tapi pasti kena macet kalau jam segitu. Tambah ragu sayah mau ikut nonton premiere. Banyak ATHG (Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan).

Sebetulnya bisa di akalin sih, sayah hari Senin udah berangkat ke Jakarta. Numpang nginep di rumah Angga (masih inget siapa Angga, bagi yang lupa baca Visit Jakarta 2009). Terus besoknya masuk di kantor Jakarta. Kalau manager Jakarta nanyain, bilang ajah mau nuker tools yang rusak. Huehehe. Nanti dari kantor Jakarta sayah pake taksi atau nebeng ama temen, nyampe deh di PIM.

Tadi pagi sayah cek langsung web Radith. Ternyata nama sayah bener-bener ada di list yang dapet tiket gratis. Tanpa pikir panjang telp mbak Sarah buat konfirmasi kehadiran, ternyata suara mbak Sarah ga kalah manis dengan mbak yang nelp sayah kemaren. (atau mereka orang yang sama yah? atau malah kembar ? atau 1 bapak beda pembantu). Iseng-iseng liat siapa ajah yang dapet tiket gratis….nampak ga ada nama yang kenal. Biarin lah, bisa kenalan ini sama tukang parkir disana.

Apakah Andhika Si Ganteng Maut berhasil datang ke premiere film Kambing Jantan. Tunggu sajah catatannya di blog ini. So stay tune, don’t remove you channel. (obsesi, jadi penyiar TV)

*sumber : Kamus Inggris-Sunda buatan Cecep Gorbacep

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0 (from 0 votes)

Post to Twitter Post to Plurk Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Facebook

8 Comments

Pantai Pangandaran

me

Serasa ga mau kalah ama Ridho yang posting tentang jalan-jalan dia ke pantai. Kebetulan minggu lalu sayah jalan-jalan (lebih tepatnya semi-kerja) ke pantai Pangandaran.

Sekilas tentang pantai pangandaran. Pantai pangandaran terletak di wilayah selatan kabupaten Ciamis, dan icon utama untuk pariwisata propinsi Jawa Barat setelah pantai Pelabuhan Ratu yang kini masuk propinsi Banten. Jarak tempuh dari Bandung melalui jalan darat sekitar 6 jam perjalanan melalui Nagrek menuju Tasik (hati-hati jangan salah belok di pertigaan nagrek, soalnya ada yang arah ke Garut), dari Tasik langsung menuju Ciamis. Perjalanan masih panjang, menuju Banjar kota kecil tapi asri dan. Belok ke arah selatan (jika bingung mana arah selatan tanya ajah mang becak pinggir jalan). Keluar dari Banjar bertemu daerah bernama Padaherang. sudah dekatkah ?? ternyata masih sekitar 28 km lagi. Sebelum bertemu pantai Pangandaran anda akan menemui daerah namanya Kalicupang…!!?? Kali = sungai, cupang = cium di leher, Kalicupang adalah sungai tempat orang-orang ciuman di leher ??!!. oh, sayah salah baca ternyata nama daerahnya Kalipucang.

Selain pantai pangandaran ada objek wisata lain, namanya Karang Nini. Dinamakan seperti itu karena di pantai ini ada sebuah karang berbentuk seorang nenek sedang duduk di atas batu. Tapi sayah tidak begitu tertarik melihat karang berbentuk nenek-nenek, kalau berbentuk Aura Kasih nan behenol baru sayah kunjungi pantai ituh. Hehehe.

Sesampai di Pangandaran. Keliling-keliling ngecek sinyal si ijo bentar, udah gitu cek BTS disana selesai deh kerjaannya. Mumpung di pangandaran sekalian ajah maen ke pantainya, ternyata sepi banget. Wajar sih bukan hari libur, tapi semenjak bencana tsunami tahun 2006 yang lalu pengunjunng memang berkurang. Mungkin karena masih takut dan trauma.

Menurut sayah pantainya jadi lebih bersih dari pada waktu sayah kesini sekitar 6 tahun yang lalu bareng temen-temen SMA. Mungkin karena bencana tsunami membuat orang-orang yang datang kesini jadi lebih ‘berpikir’ untuk menjaga kebersihan di pantai. Sebetulnya yang lebih penting lagih bukan bersih fisik pantainya, tapi bersih juga dari praktik-praktik prostitusi. 6 tahun yang lalu saat sayah jalan-jalan malam di sekitar pantai pangandaran banyak menemukan tempat XXX (baca : esek esek esek) berkedok panti pijat. Gimana ga mau curiga, tulisan di depannya aja “Panti Pijat Asoy” (bukan nama sebenarnya) dihiasi lampu disko dan memutar lagu adjep-adjep, terus di luar nya sayah liat om-om cuman sarungan doang, sambil ngerokok dengan wajah ‘puas’ seakan telah mencapai kenikmatan duniawi. Ditemani gadis ‘pemijat’ yang menggunakan baju terlalu mini dan kurang bahan. Semoga setelah bencana tsunami itu, membuat pantai Pangandaran benar-benar bersih dari praktik-praktik diatas.

Seperti biasa di atas pasir pantai kitah foto-foto dengan pose berani dan menantang.untuk digebukin orang sekampung.

Foto diatas sengaja logo perusahaannya di sensor. Bukan bermaksud untuk merahasiakan sayah kerja dimana. Tapi karena belum jadi sponsor resmi untuk blog inih. Huehehehe. protes ?? dari pada muka yang di sensor, nanti fans-fans saya tidak bisa menikmati kegantengan wajah sayah. (ko protesnya lebih banyak yah…!!).

Setelah capek latihan jadi foto model majalah Popular edisi khusus ‘Misteri pantai Pangandaran’ kami belanja oleh-oleh yang ada di sepanjang bibir pantai pangandaran. Dan pulang menuju tasik karena kebetulan sayah menginap di salah satu hotel di Tasik. Badan pegel-pegel gini jadi tertarik untuk menikmati fasilitas pijit di hotel. Pijit pleus-pleus (plus injek plus tabok).

sumber :

http://www.pangandaran.biz/wanschers_006.pangandaran.html

http://indonesianfolklore.blogspot.com/2008/05/origin-of-pantai-karang-nini.html

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0 (from 0 votes)

Post to Twitter Post to Plurk Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Facebook

16 Comments

Sebuah Ucapan

me

Birthday CakeSeorang bayi perempuan telah lahir pada tanggal 19 Februari tepat 24 tahun yang lalu.  

Beberapa tahun kemudian saat beranjak dewasa, dia bertemu dengan seorang lelaki tampan nan menawan menjurus rupawan di suatu tempat bernama lembah Dayeuh Kolot. Tanpa dia sadari, kehadirannya di kehidupan lelaki itu telah menjadi ‘detak dari setiap detik’ jantung hatinya.

dan akan terus berdetak untuk mengucap namanya…selamanya….

 

 

 

Hari ini, hari yang kau tunggu

Bertambah satu tahun usiamu

Bahagialah kamu

Yang kuberi, bukan jam dan cincin

Bukan seikat bunga atau puisi

Juga kalung hati

Maaf, bukannya pelit

Atau ga’mau ngemodal dikit

Yang ingin aku beri padamu

Do’a setulus hati

Semoga Tuhan melindungi kamu

Serta tercapai semua angan dan cita-citamu

Mudah-mudahan di beri umur panjang

Sehat selama-lamanya … Amin

  (Jamrud - Selamat Ulang Tahun)

happy birthday ‘my precious one’

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0 (from 0 votes)

Post to Twitter Post to Plurk Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Facebook

7 Comments

Friday The 13th

me

Malam mencekam, membuat bulu kuduk merinding. Angin pun berhembus tidak wajar dengan bau yang tidak wajar pula (ada yang kentut). Bunyi yang biasanya terdengar biasa sajah di malam hari, khusus malam ini terasa berbeda. Karena malam ini, Jumat tanggal 13.

jreng…..jreng…..jreng….kik kik kik kik…..hihihihihi…huahahaha……uhuk uhuk uhuk…hatcih….maap lagih flu

Kenapa yah kalau hari Jumat tanggal 13 selalu berkaitan dengan yang mistis-mistis? Atau bahkan berhubungan dengan sesuatu hal yang buruk (kesialan). Bahkan ada yang percaya kalau 13 ituh angka sial, kemudian di hubungkan dengan hari jumat jadi makin sial lagih.

Menurut situs muslim.or.id, hari Jumat ituh harinya umat Islam, di hari Jumat kita melakukan ibadah shalat Jumat. Hari Jumat adalah hari yang mulia, dan kaum muslimin di seluruh penjuru dunia memuliakannya. Karena kemuliaannya itulah menuntut umat muslim mengamalkan perintah dan petunjuk Rasulullah dan sahabatnya. Agar di hari yang mulia ini umat muslim tidak melewatinya dengan sia-sia. Jadi, kalau jumat tanggal 13 ituh bukannya bakar menyan, tapi perbanyak shalawat dan amalan lainnya.

Sayah sendiri tidak (pernah) mengalami hal-hal gaib di hari jumat tanggal 13 ini. Satu-satu nya yang aneh di hari ini kebetulan tadi pagi ‘mimpi basah’. Maksudnya mimpi tenggelam di laut. Di mimpi ituh sayah menjadi kapten kapal dari negeri bernama Timbuktu yang mempunyai misi mencari benua Atlantis yang tenggelam beribu-ribu tahun yang lalu. Setelah keliling dunia 7 kali dan berhenti di 7 benua (berhenti untuk cari cewek kemudian menikahinya…hahahaha) ternyata benua Atlantis yang hilang itu terdapat di gugusan kepulauan nusantara yang kita kenal dengan Indonesia.

Saat melewati wilayah Indonesia, sayah di kejar oleh angkatan laut Indonesia karena telah melewati ZEE (Zona Ekonomi Eksklusip) perairan Indonesia tanpa izin dari Depdiknas (??!!) dan KPU (makin teu nyambung yeuh). Setelah adu tembak dan adu ilmu kapal kami kalah. Karena pasukan musuh di bantu oleh Ki Joko Bodo dan Mama Lauren dengan cara ketik Reg(spasi)Kliwon kirim ke 6666.

Pasukan sayah lari ke Tanjung Priuk, tapi untung tak dapat di raih malang tak dapat di tolak, Surabaya ibukota Jawa Timur. sayah dipalak oleh preman (tanpa sempat minta kembalian). seluruh harta yang ada di kapal pun di jarah, akhirnya pasukan kami bubar dan tercerai berai. Demi menyambung hidup sayah sempat buka usaha toko obat kuat, tapi di gusur oleh satpol PP. sempet coba bisnis MLM (Menjadi Lelaki Malam) terkena rajia sama polisi. Pindah haluan jadi peternak ayam bermodal 1 ayam telor, karena lapar terpaksa ayam itu di goreng dan bersarang di perut, jadinya sayah yang bertelor di WC dan menghasilkan telor dalam bentuk lain. Sempet dapet BLT sebesar 300rb dari pemerintah, bukannya untuk modal usaha atau biaya sehari-hari. Uangnya sayah gunakan untuk beli hape Esia Slank seharga 299rb. Sisa seribu sayah gunakan buat naek angkot ke Tanjung Priuk. Kemudian bunuh diri di laut Jawa.

Saat bangun, bantal udah basah (ngiler) periksa celana untungnya masih kering. Gawat kalo basah, soalna satu-satunya celana pendek yang tersisa untuk minggu ini. Kalau ikut basah bisa-bisa sayah sarungan tiap malem kaya abis di sunat.

Jadi inget besok tanggal 14 Februari….

Kalau ada yang nanya, ” Valentine kemana..??” sayah bakal jawab “Valentino Rossi udah pulang ke Itali, ban motornya bocor”.

Palentine yang ga penting…lebih baik memikirkan sodara-sodara kita di Palestin.

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0 (from 0 votes)

Post to Twitter Post to Plurk Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Facebook

5 Comments

Visit Jakarta 2009

me

Akhir pekan kemarin sayah liburan ke Jakarta. Liburan ko ke Jakarta ?? itung-itung balas dendam, biasanya kan tiap sabtu dan minggu Bandung penuh sesak dengan orang-orang Jakarta, (plus mobil-mobilnya).

Kebetulan hari minggunya ada temen kantor yang sunatan, eh nikahan. Malah dalam satu hari ada 2 undangan sekaligus jam yang sama pula. Sayah pun berangkat dari Bandung hari Jumat malam, sengaja berangkat jumat malam, soalnya besok sabtu ada rencana jalan bareng temen-temen yang di Jakarta.


Jumat, 06-02-2009 pukul 19.30

Menunggu di pool travel X-Trans Cihampelas. Masuk sebagai waiting list jurusan Blora Jakarta keberangkatan jam 20.00

Pukul 20.00

Berangkat menuju Jakarta, dengan perut keroncongan di temani segelas air mineral gratisan sebagai fasilitas travel. Duduk di paling belakang, sebelah orang India

Pukul 20.30

Melintasi Tol Cipularang, orang India tidur. Sayah YM an dan menge-Plurk menggunakan nokia GROC (6120C).

Pukul 21.00

Deg-degan lewat kilometer 68-72. berharap tidak terkena “distribusi normal”

Pukul 22.00

Penduduk ganteng di Jakarta resmi bertambah 1 karena kedatangan sayah..


Di Jakarta sayah menginap di rumah Angga (temen kantor di Jakarta). Sebetulnya kalo ke Jakarta banyak opsi untuk tempat menginap, tapi lebih memilih menumpang di rumah Angga karena ada AC nya.hehehe

Sabtu pagi sayah ke kantor pusat Jakarta, di bilangan kuningan. Kita memang berencana untuk kumpul di kantor. Jam 10 kantor masih sepi, menunggu 30 menit si Ayu datang, beberapa saat kemudian Lia muncul, dan tak lama Adham bangkit dari kubur.

Setelah melalui musyawarah dan mufakat kami berempat sepakat jalan-jalan ke plaza semanggi dengan menggunakan taksi. Walau sempet nyasar dulu -gara-gara cobain jalan pintas- kita akhirnya sampai di plangi, dengan argo melebihi batas normal.

Menuju bioskop kita berempat nonton Underworld, Rise of The Lycan. Di dalam sempet terkantuk-kantuk, ternyata filmnya tidak sebagus yang sayah bayangkan. Masih kalah ama yang ke 1 bahkan yang yang ke 2. biar ga ngantuk sayah makan popcorn, tapi pas sayah liat ko tinggal dikit,perasaan tadi masih penuh deh. Ternyata sebagian besar pop corn ituh sudah bersarang di perut Ayu yang nampaknya kalau tidak di ingatkan bisa menampung berkubik-kubik popcorn.

Setelah film selesai rombongan kita bertambah 2 orang lagi, Ages dan…lupa satu lagi siapa yah namanya, ga penting lah, sebut ajah si X. tiba-tiba ada sms masuk dari Hajar, isinya dia sudah sampai dan menunggu di Gramedia. Sengaja Hajar datang telat, soalnya baru masuk shift malam (kaya satpam ajah). Sayah pun menyusul ke Gramedia, setelah bertemu Hajar sayah bergabung kembali dengan rombongan.


Perasaan ada yang kurang, ternyata si Ayu menghilang, bukan….si Ayu bukan di culik (kasian yang nyulik, bisa defisit anggaran makan selama 1 bulan). Tapi ternyata si Ayu ada janji dengan seseorang alias ngedate…cie..cie..cie…OK. don’t start make a gossip.

Karena merasa lapar, kami pun makan di Solaria Bunda(?) di lantai sepuluh Plangi. Baru kali inih makan di atap sebuah gedung, kalau makan malam di sini pake lilin istilah kerennya candlelight dinner bersama pacar pasti rosmantis. Berpayungkan langit Jakarta yang mendung, sayah pun menyantap steak ayam ukuran jumbo. Kenyang abis…

Dari pelangi, kami bingung. Enaknya kemana lagih. Waktu masih menunjukkan pukul 4 sore. Masih teramat dini untuk pulang ke peraduan masing-masing. Ages usul ke Mall Taman Anggrek, maen es sketing, ternyata ga semua bisa maen es sketing kecuali sayah tentunya, ga sia-sia sayah dulu belajar ama Michael Schumacher sang atlit sketing professional (nampak jauh dari FI ke sketing). Hajar usul ke Dufan, tapi udah ke sorean. Sayah usul ke Roxy..sebenernya ada apa sih di Roxy?ga ada apa-apa, tapi penasaran ajah. Ternyata semua setuju buat ke Roxy. Menggunakan Busway dari Halte Bendungan Hilir,salah satu moda transpotasi favorit sayah di Jakarta adalah Busway. Walau muter-muter tapi nyaman dan yang penting ga panas. Dari benhil transit dulu di Harmoni sambung ke arah Kalideres, ternyata ngantri abis. Apalagi yang ke arah Pulo Gadung. Udah kaya ngantri beli minyak atau gas. Karena males ngantri, masa ngantri 1 jam tapi naek buswaynya cuma 5 menit. Akhirnya naek taksi ke Roxynya.

Supir taksi yang kami gunakan ternyata seorang cewek, ada juga supir taksi cewek. Walau cewek bawa mobilnya luwes juga, tidak terlihat gugup walau mobilnya salip-salipan ama kopaja atau mikrolet. Kurang dari 5 menit sampai di Roxy. Di Roxy bingung mau ngapain, suasananya crowded bikin bingung mau kemana dulu. Akhirnya sayah di ikuti yang lain cuma puter-puter lantai 1 dan 2, ga jelas juga liat apa sih sebenernya. Jadi ga enak ama yang lain, puter-puter di Roxy cuma buat nemenin seorang Andhika menghilangkan rasa penasaran.

Roxy ga asik, kita ke Mall Taman Anggrek yang letaknya tidak terlalu jauh, bisa di tempuh dengan 1 kali naek Kopaja. Seperti jadi trade mark kopaja di Jakarta, ungkapan yang mengatakan kalau Kopaja ituh mau belok cuma supir dan Allah yang tau, ternyata benar adanya. Sore ituh supir kopaja kaya yang kesetanan bawanya, salip sana salip sini. kao ada kendaraan lain nyalip dia, ngambek sana ngambek sini. Ada cewek bahenol lewat, colek sana colek sini….ok ga segitunya. Pokoknya mah brutal pisan, kayanya supir kopaja lebih cocok ikut balapan liar lawan Van Diesel yang tandem ama Mat Solar.


Tiba di Mall Taman Anggrek. Keatas dulu liat wahana es sketing. Sebetulnya dulu banget waktu SD sayah udah pernah maen di sini. Jadi inget masa-masa jatuh bangun dan berguling-guling di arena es ini, terus (sengaja) nabrak cewek demi merasakan yang di namakan ‘dingin-dingin empuk’. Karena males dan capek, akhirnya kita jadi juga maen es sketing. Hasilnya di Taman Anggrek kita cuma numpang shalat.

Nongkrong-nongkrong bentar di lobi mall taman anggrek, bingung nentuin makan dimana. Ujung-ujungnya sih pulang ajah ke kosan masing-masing. Tapi sayah, Adham, Lia dan si X makan dulu di seafood setiabudi yang terkenal dengan cumi gorengnya. Sebelum pulang ke rumah Angga sempet-sempetin ke kantor, ngenet dan ceting bentar.

Jam 10 malam jalan sendirian menyusuri kuningan, males naek kopaja soalnya ga terlalu jauh. Tapi rada nyesel juga kenapa ga naek kopaja, kalau jalan malem-malem suka parno sendiri. Suka ngerasa ada yang ngikutin. Kalo yang ngikutin cewek mah gpp, tapi ini mah si cowok, kalau sayah di perkosa terus di sodomi. Bisa-bisa keperjakaan sayah hilang. Terus besok beritanya muncul di Headline news Lampu Merah ;

COWOK GANTENG, JALAN SENDIRIAN DI KUNINGAN

DI SODOMI. TERUS DI MUTILASI.

MAYATNYA DI KUBUR DI BAWAH POHON CABE


Serem abis kalau sampe kaya gitu, sayah mempercepat langkah biar cepet sampe ke rumah Angga. Petualangan hari itu pun berakhir dengan terpejamnya mata sayah dan terbuai kembali ke alam mimpi.


Jakarta…

Kota sejuta makna dan arti. Banyak orang merengguk sukses dan merasakan kenikmatan ibu kota, tapi di satu sisi tidak sedikit yang kurang beruntung dan bersembunyi di balik bayang-bayang gemerlap lampu karena tergilas oleh kejamnya Jakarta. Mungkin supir kopaja tadi bercita-cita menjadi pembalap, tapi karena saat test terakhir kalah kaya dan kalah ganteng ama Ananda Mikola, terpaksa menyalurkan bakatnya melalui deru knalpot kopaja. Atau mungkin supir Taksi cewek tadi berangkat ke Jakarta dengan sejuta asa dan mimpi menjadi seorang artis, tapi saat audisi kalah bersaing dengan Sandra Dewi. Itulah kejamnya Jakarta, mimpi berpuluh-puluh tahun bisa hancur dalam beberapa saat. Siapa suruh datang Jakarta….

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0 (from 0 votes)

Post to Twitter Post to Plurk Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Facebook

5 Comments
« Older Posts


  • YM

  • Recent Posts

  • Tag Cloud