Demi…wanita…wanita
Lelaki bisa menjadi sesosok pujangga walau bergelar sarjana teknik.
Lelaki bisa menguntai nada dan merangkai irama untuk sang kekasih
Lelaki bisa menyelam untuk mengetahui dalamnya rahasia relung hati
Untuk…wanita…wanita…
Semua di lakukan untuk membahagiakan sang makhluk indah
Semua di korbankan untuk berlabuh tepat di dermaga asmara
Semua di halalkan untuk mendapatkan sang rembulan berhias gemerlap bintang
Karena…wanita…wanita
Saat kau melintas, tak rela sedetik tanpa indah wajahmu
Saat kau berbalik memandang, senyummu menghangatkan duniaku
Saat kau berjalan menjauh, ku ingin kau berpaling walau itu hanya bayangmu
Ah…wanita…wanita
Engkau kadang hadir saat pelangi tercipta
Di satu sisi memberi kesejukan
Hingga kedamaian itu datang
Dan terlupakan hingga kau berpaling
*tulisan diatas bukan puisi hanya sebuah prosa. bukan pula curahan hati hanya mengungkap kata*
