berikut jawaban temen-temen sayah pas ditanya, “hukuman yang cocok buat koruptor apa sih?”
“menurut gue nih yee, korupsi itu kan maen gile biar dapet duit. kalo maen gile ama orang kan, ngak ketauan ama bini. nah kira kira sama dah. hukumannye ye…ga bole pake kendaraan bermotor seumur-umur dah. jalan gitu kemane-mane” (Ridho B - penduduk kawasan Cideng Jakarta)
“koruptor itu cocoknya di buntungin ajah tangannya. hihihihi” (Ipit - Dokter koas di puskesmas Garut)
“maybe, karena aku orangnya humanis. mendingan koruptor itu suruh tobat ajah. terus balikin yang dia ambil” (Emil - pegawai kantoran di bilangan Kuningan)
“kalo cuma kurungan mah,ga akan pernah jera sampai kapanpun,pake syariat islam aja,potong tangannya atau sekalian gantung” (Ismi - lulusan universitas terkemuka di Makassar. lagi cari kerja)
“tembak we lah koruptor mah” (Opick- asli urang Cihanjuang Cimahi)
Dari beberapa pendapat di atas, bisa di simpulkan. kalau temen-temen sayah mengharapkan ganjaran yang setimpal bagi pelaku koruptor. mungkin saking sebel na sama koruptor beberapa ada yang mengusulkan di hukum mati aja kaya di China. kalau ga di tembak mati minimal mah di buntungin tangannya. kalau bisa sih tangan kiri yang di potong, biar makan ama ‘cebok’ abis BAB sama-sama pake tangan kanan. hehehe
orang maling ayam ada yang mati di bakar massa. kalau koruptor? sampai saat ini sayah belum baca atau denger koruptor yang di bakar massa atau di arak keliling kampung ga pake baju. ironis memang.
Walau sudah ada KPK, tapi teteup ajah koruptor berkeliaran bebas di negara ini. kata sayah sih ganjaran atau hukuman untuk para koruptor di negeri ini tidak sebanding dengan kesalahan yang mereka perbuat. makanya para koruptor tetap meraja dan merela. hukuman penjara?apa bisa di sebut penjara kalau di beri sel dengan fasilitas TV flat, DVD, spring bed, kamar mandi sendiri sampai ruang karaoke. kalau fasilitas nya kaya gituh, makin banyak koruptor yang pengen di penjara. apalagi walau di penjara, para koruptor tadi teteup bisa menjalankan bisnisnya. apa bedanya dengan pindah kantor?
di potong tangannya? walau intinya sama-sama maling, tapi korupsi ituh bukan sesuatu yang dilakukan dengan ‘tangan’. beda dengan maling kutang atau maling mangga. di sini lebih kepada otak licik dan picik yang bekerja. jadi walau tangan di potong tapi otak nya masih menghasilkan pikiran-pikiran jahat, niat korupsi akan selalu ada.
hukum gantung atau hukum mati? setuju banget. tapi ko belum di implementasikan yah di negara inih? kalau para tersangka teroris mah bisa ko di hukum mati. tapi kenapa para koruptor ga bisa?padahal efek yang di timbulkan juga sama. sama-sama menyengsarakan rakyat dan negara.
penjara ga ngepek?potong tangan apalagi? hukum mati juga belum ada. jadi apa dong hukuman yang pantas buat para koruptor di dunia inih. gimana kalau di masukin ke RSJ (Rumah Sakit Jiwa) ajah. keknya seru tuh.
kenapa harus masuk RSJ?
setelah melalui berbagai pengamatan dan analisa, kemudian di lanjutkan dengan bertapa di kawah gunung Tangkuban Perahu berbekal daging orok dan menyan rasa jangkrik dalam rangka cari jodoh untuk menemukan jawabannya. sayah yakin kalau para koruptor cocok buat masuk RSJ. secara memang mereka itu terganggu jiwanya alias gila. mungkin terlalu kasar, tapi kalau ga mau di sebut gila, bisa juga di sebut berkepribadian ganda, bahasa kerennya. Multiple Personality Disorder. beuhh..sedap gitu kata-katanyah.
menurut wikipedia, berkepribadian ganda atau pemecahan kepribadian adalah
Pemecahan kepribadian atau sering juga disebut kepribadian ganda, atau juga lebih terkenal dengan nama alter ego. Merupakan suatu keadaan di mana kepribadian individu terpecah sehingga muncul kepribadian yang lain. Kepribadian itu biasanya merupakan ekspresi dari kepribadian utama yang muncul karena pribadi utama tidak dapat mewujudkan hal yang ingin dilakukannya. Dalam bahasa yang lebih sederhana dapat dikatakan bahwa ada satu orang yang memiliki pribadi lebih dari satu atau memiliki dua pribadi sekaligus. Kadang si penderita tidak tau bahwa ia memiliki kepribadian ganda, dua pribadi yang ada dalam satu tubuh ini juga tidak saling mengenal dan lebih parah lagi kadang-kadang dua pribadi ini saling bertolak belakang sifatnya.
fisiknya sih cuman satu orang, tapi di dalamnya terdapat dua ‘orang’ atau bahkan lebih. terus ada saat-saat dimana dia ga sadar ama apa yang dia perbuat. ga sadar ama yang dia perbuat? ini mah koruptor banget atuh…
koruptor itu kadang ga sadar kalau yang dia lakukan itu korupsi, mungkin karena sudah menjadi kebiasaan, terus lingkungan juga mendukung, makanya korupsi terus di lakukan. selain ga sadar ama kesalahan dia, koruptor itu ‘bermuka dua’ atau munafik. kalau di wawancara media sering berkata “sayah di jebak” atau “ini sistem yang salah, sayah hanya korban“ sambil memasang wajah memelas dan merasa tertindas. cuih…klasik banget alasannya. tapi pas di belakang kamera, ‘tanduk’nya muncul terus kembali merencanakan proyek-proyek apalagi yang bisa di korup. berubah jadi ‘penjilat’.
orang-orang kaya ginih nih, cocok banget buat masup RSJ. di satuin ama pasen-pasen lain yang kalau kemana-mana kadang ga pake baju, terus kalau ngomong ga jelas.
belum lagi penanganan di RSJ. kalau pengobatan jaman sekarang untuk gangguan kejiwaan biasanya di kasih obat terus ada juga konseling dengan psikolog. kalau jaman dulu? kata temen sayah yang dokter. ada juga dengan metode di listrik. jadi di harapkan dengan di listrik, neuron-neuron di otak (syaraf) jadi ga konslet. aliran listrik di otaknya jadi lancar kembali. nah, ini nih metode yang pas buat koruptor. di listrik. kalau bisa mah dikit-dikit ajah, ga usah sampai kaya hukuman mati pake kursi listrik. cukup dikit-dikit ajah, tapi rutin. seminggu cukuplah 3x, senin-rabu-jumat (kaya les matemtika ajah). tapi minimal dengan voltase 100 volt.
masukin ke RSJ, kasih fasilitas yang sama dengan pasen lain, terus di listrik seminggu 3 kali. di jamin kapok tuh koruptor, minimal stress lah, terus gila beneran. maksimal ya mati bunuh diri. jadi kalau masuk RSJ ini para koruptor di ’siksa’ dikit-dikit. sesuai dengan perbuatannya yang menyiksa rakyat secara terus menerus.
tapi bukan berarti semua orang yang berkepribadian ganda itu pasti masuk RSJ. ada juga ko para MPD yang bisa hidup normal walau punya banyak kepribadian (lebih dari dua). bahkan ada juga yang sembuh terus sukses dalam hidup ini. tapi kalau berkepribadian ganda terus efeknya dia jadi korupsi. ini nih yang pantes di setrum.
sumber :
Wikipedia
Novel 24 wajah Billy
Ceting ama temen yang dokter
nb : bahas tentang koruptor setelah ngebaca kompetisi yang ada di http://www.ceritainspirasi.net/kompetisi-artikel-blog/











